Setelah menuai kritikan dan kecaman, akhirnya sebuah SMA Katolik Filipina membatalkan keputusan sebelumnya untuk melarang jilbab dikenakan di sekolah karena dianggap merusak kebebasan beragama pelajar Muslim.
“Membolehkan siswi muslim untuk mengenakan jilbab bukan keputusan yang mudah atau dilakukan dalam semalam,” kata Anne Piccio, dekan sekolah Pilar College of Business Administration, The Daily Inquirer Filipina melaporkan pada hari Selasa kemarin (18/9).




